Ikhtisar

Pada bulan Agustus/September 2019, kami bermitra dengan beberapa layanan isi ulang pulsa pihak ketiga dengan tujuan mengajak jutaan orang di seluruh Brasil mengisi ulang pulsa menggunakan ENT melalui empat jaringan seluler terbesar di sana, yaitu Claro, Vivo, TIM, and Oi. Keempat operator seluler ini melayani lebih dari 95% penduduk Brasil.

Mengapa Brasil?

Brazil adalah negara kelima dengan ekonomi terbesar di dunia. Namun, sebagai negara yang ekonominya salah satu tercepat tumbuh di dunia, 25% penduduk (sekitar 55 juta orang) Brasil tak punya rekening bank, dan lebih dari seperempat juta di negara ini hidup di bawah garis kemiskinan.

Sebaliknya, Brasil menempati posisi kelima di dunia dalam hal pemakaian ponsel pintar, sekaligus kepemilikan mata uang kripto. Bagi Electroneum, ini peluang signifikan karena kami berfokus dalam menyediakan keuangan inklusif kepada 1,7 miliar manusia yang World Bank katakan belum tersentuh perbankan. Brasil menjadi negara kedua peluncuran layanan isi ulang pulsa menggunakan ETN.

Electroneum adalah satu-satunya mata uang kripto berbasis ponsel yang berfokus untuk membuat orang membeli dan menjual barang dengan mata uang kripto, baik luring ataupun daring. Hal ini mengesampingkan rekening bank. Pada gilirannya, orang-orang akan berpikir untuk mencari nafkah di luar komunitas lokal mereka, menuju ekonomi digital global yang terus tumbuh.

Langkah berikutnya menuju adopsi massal

Electroneum adalah satu-satunya mata uang kripto yang digunakan di seluruh dunia untuk mengisi ulang kuota ponsel. Dengan berekspansi dari Afrika Selatan ke Brasil, kami telah membuktikan bahwa seluruh dunia memerlukan layanan ini.

Isi ulang kuota ponsel dengan ETN di kedua negara ini makin umum ditemukan. Alhasil, Brasil menjadi komunitas kami yang tercepat tumbuh dengan ribuan orang baru mendaftar setiap hari.

Isi ulang kuota hanyalah langkah pertama menuju adopsi massal. Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah, perusahaan, dan merchant di seluruh negara demi meningkatkan jumlah lokasi penggunaan ETN.